Cinta selalu bisa menghadirkan berjuta kisah yang sulit ditebak. Anda mungkin telah menjadi petualang cinta yang menjalani berbagai kisah dengan berbagai jenis orang. Setiap kisah akan menghadirkan cerita tersendiri bagi kehidupan. Anda mungkin pernah menjalin kisah cinta jarak jauh yang menguras hati, air mata, dan materi. Cinta jarak jauh memang tidak mudah dijalani. Hanya segelintir orang yang berhasil menjalani kisah cinta jenis ini.

Kisah cinta lain mungkin menghadirkan cerita dari pasangan yang posesif. Posesifnya jauh melebihi orang tua Anda. Segala kegiatan harus dilaporkan, setiap saat harus memberi kabar. Kalau tidak marah menjadi senjata andalan. Belum lagi orang-orang yang dekat dengan Anda, semua harus diketahui dengan penjelasan jenis hubungan macam apa yang Anda jalin dengan orang-orang tersebut. Hidup tidak leluasa dan serba salah. Sakit hati tentunya tak dapat dihindari, kalau sudah begini mungkin kita akan bertanya sebenarnya adakah cinta sejati itu? ataukah di dunia ini hanya ada cinta semu semata.

benarkah cinta membuat bangkrut

Cinta seolah tidak hentinya menghadirkan masalah dalam hidup Anda. Masalah cinta yang membuat bangkrut makin hari makin mudah ditemui. Pasangan yang gemar membuat kantong cekak kadang kala membuat Anda harus banyak berpikir. Berpikir untuk mendapatkan uang demi membahagiakan dia. Tidak jarang Anda harus membeli segala kebutuhan yang diperlukan hingga menjamin makan bahkan hingga tiga kali sehari. Julukan matre disematkan pada orang-orang tipe seperti ini.

Mungkin bagi sebagian orang dengan harta berlimpah hal tersebut bukan persoalan besar. Namun, bagi orang-orang dengan keadaan financial yang seadanya hal tersebut menjadi masalah besar. Orang seperti itu seolah menjadi parasit yang mengganggu. Pada awalnya memang tidak disadari, lama-kelamaan Anda akan jengah dengan perbuatannya.

Rasionalisasi yang diajukan oleh orang-orang yang menciptakan kisah cinta yang membuat bangkrut sangat beragam. Mulai dari menganggap Anda sebagi orang yang bertanggung jawab untuk memenuhi segala kebutuhan karena Anda adalah pasangannya, hingga menganggap bahwa hal tersebut wajar dan lumrah dilakukan oleh orang yang menjalin kisah cinta. Persoalan ini kerap menjadi dilema tersendiri. Belum menjadi suami atau istri saja sudah menuntut banyak hal.

Jika Anda bertahan dalam cinta seperti ini, tandanya Anda bodoh. Anda sedang dimanipulasi dengan kebahagiaan semu, seolah-olah cinta yang tengah Anda jalani menghadirkan kebahagiaan. Padahal jika Anda mau sedikit membuka mata dan hati, Anda akan sadar bahwa banyak hal yang terlewatkan. Biasanya, orang yang hanya memanfaatkan Anda akan mengesampingkan apa saja termasuk kebahagiaan Anda.

Dia hanya akan menuntut bagiannya saja dan akan mengabaikan keinginan Anda. Jika tengah terjerat dalam kisah cinta seperti ini, bersikap bijaklah. Anda akan kehilangan semakin banyak, belum lagi rasa sakit yang akan ditinggalkan. Ingatlah bahwa terkadang cinta itu menyakitkan, bukalah mata Anda dan lihat sekitar, masih banyak orang yang akan mencintai tanpa memandang materi sebagai bekal utama dalam menjalin cinta.